Senin, 13 April 2015

Berpetualang Ke Air Terjun Nongko Pace Desa Sumosari Batealit Jepara


keindahan air terjun nongko pace
Berawal dari Breefing antar anggota tim Jelajah Wisata Alam Indonesia, Akhirnya kami memutuskan untuk berjelajah ke Air Terjun Nongko pace desa sumosari kecamatan batealit Jepara. Dengan berbagai pertimbangan, maka kami pun ikut menjelajah alam bersama tim Wisata Jepara Ngluyur Mania. Jadwal keberangkatan yaitu pada hari minggu tanggal 12 april 2015, dan lokasi berkumpulnya di perempatan kecamatan batealit jepara. Namun kami memilih menunggu di pertigaan tugu utara balaidesa Ragu Klampitan karena rumah kami berdekatan dengan tempat tersebut. Setelah melewati beberapa desa yaitu desa Ragu klampitan Plosojo dan Pancur,
akhirnya kami sampai di Desa Sumosari. Semakin ke dalam desa, jalannya semakin menanjak dan semakin sulit untuk dilalui oleh kendaraan beroda dua, karena jalan didominasi oleh jalan berbatu tajam dan tidak rata. Meski demikian, kita akan disuguhi dengan keindahan pemandangan pegunungan di sebelah kiri dan  kanan jalan. Setelah melalui perjalanan yang sulit memakai kendaraan roda dua, akhirnya kami tiba di pos terakhir, yaitu tempat parkir sepeda motor yang berada di rumah warga, kemudian kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak melalui tebing dan ladang warga.
persawahan warga
Sesudah melewati sebuah sungai kecil, perjalanan sesungguhnya baru akan dimulai. Yaitu dengan melalui semak belukar yang nyaris tak dapat dilewati karena jalannya hampir tak terlihat, serta jalan yang langsung menanjak cukup jauh. Sehingga membuat kaki begitu lelah dan capek.
medan menuju air terjun nongko pace
Kami sempat bingung, karena ada jalan yang tertutup oleh tumpukan semak dan rumput kering hasil dari ladang yang dibersihkan oleh warga, sebagian dari kami berusaha menyingkirkannya agar dapat dilalui oleh anggota lainnya dengan memakai sabit dan alat seadanya,
hutan di sekitar air terjun nongko pace
setelah melalui jalan yang terhalang oleh semak belukar, kami  pun melalui jalan setapak di pinggiran sungai yang di kiri kanannya terdapat pepohonan yang begitu rimbun sehingga jalan yang kami lalui agak gelap karena cahaya matahari terhalang oleh rimbunnya pepohonan. Sepanjang perjalanan terdapat banyak sekali pacet, karena hewan ini suka sekali tempat yang basah dan lembab. Kami sesekali diharuskan memeriksa kaki karena tidak menutup kemungkinan hewan tersebut menempel dan menghisap darah kami sarankan, kawan-kawan membawa tembakau untuk melepas pacet yang menempel dengan cara mengalirkan air perasan tembakau ke tempat pacet itu menempel, lalu pacet itu akan lepas dengan sendirinya. Jika kita melepas dengan paksa maka gigi akan menempel dan darah kita akan terus mengalir, karena pada pacet terdapat zat yang dapat mengencerkan darah kita. Sesekali kami harus menyebrang sungai, naik melalui semak dan bebatuan licin sehingga kami harus berhati-hati,
menyusuri jalur setapak yang ekstrim
Setelah melalui perjalanan yang begitu ekstrim dan melelahkan selama kurang lebih 2 jam, akhirnya kami pun sampai tujuan yaitu Air Terjun Nongkopace, kami begitu kagum karena baru kali ini kami melihat air terjun yang begitu tinggi karena menurut kami lebih tinggi dari pada air terjun jurang nganten tanjung dan air terjun songgolangit,

air terjun nongko pace dari kejauhan
saya sempat khawatir karena beberapa anggota tim ada yang tertinggal dan saya yakin mereka kebingungan tidak tahu jalan. Dalam keresahan tersebut akhirnya saya mengajak beberapa  anggota tim untuk kembali dan menjemput mereka. Ternyata benar, mereka kebingungan karena kehilangan jejak kami. Bahkan ada beberapa anggota kami yang sudah putus asa dan memutuskan kembali pulang terlebih dahulu sebelum sampai tujuan. Mungkin kawan-kawan dapat tertipu karena sebelum sampai air terjun utama terdapat air terjun yang juga bagus tapi tidak tinggi.
kami menyebutnya air terjun tipuan

setelah kami menemukan mereka kembali dan sampai di air terjun kami beristirahat melepas lelah dan menikmati bekal yang kami bawa dari rumah, sambil menikmati air terjun. Meskipun airnya kecil dan dinding air terjun yang tidak begitu lebar tapi air terjunnya sangat tinggi. Kami pun tak puas-puasnya mengambil foto sebagai kenang-kenangan dan bukti kalau kami pernah disini,
foto bersama tim jelajah wisata alam

anggota tim yang ganteng-ganteng
Air terjun nongko pace, merupakan suatu bukti kebesaran ciptaan Tuhan TME. Kita harus bersyukur dan menjaga alam yang indah ini. demi kelestarian alam tercinta ini.